Hampa
Bulan Kembali menyapa Bunga itu tetap menopang diri Hanya menunggu layu Kelopaknya gugur satu-persatu Ingin sekali mengulurkan ranting Namun apalah daya Ia hanya menggantang asap Bulan menyapa lagi Entah yang keberapa kali Sinarnya menerobos kesuraman Menyinari setengah bagian bumi Sementara sang bunga yang iri Hanya menunduk mengutuk diri Putri dwi puspitasari