Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2025

SALAH SATU PENYEBAB BANJIR DI JEMBER

  Sampah adalah salah satu permasalahan di lingkungan masyarakat yang sering diremehkan. Namun, memiliki dampak negatif besar bagi masyarakat termasuk di wilayah jember. Banyak sekali sampah-sampah yang menumpuk dan tidak terkelola menganggu aktivitas warga sekitar terutama baunya yang kurang sedap dan biasanya menjadi penyebab banjir yang terjadi di Jember.              Penyebab utama fenomena tersebut adalah kurangnya kesadaran masyarakat akan dampak negatif yang ditimbulkan oleh sampah yang menumpuk, kurang tegasnya pengelolaan sampah. Di pinggiran Sungai Bedadung, Jember. Terdapat tumpukan sampah yang menggunung dan memiliki bau tak sedap. Pagi itu, kami bertemu dengan warga sekitar, beliau menjelaskan masalah tentang sampah yang ada di sekitar pinggiran sungai. Di ketahui bahwa, beberapa warga disana masih acuh terhadap sampah. Bahkan, beliau menyatakan bahwa dia sering juga melihat orang yang membuang sampahnya di ...

CERITA WARGA BEDADUNG : DI TENGAH TUMPUKAN SAMPAH DI ALIRAN SUNGAI YANG MENGGUNUNG

Maraknya sampah yang ada di sekitar aliran sungai, seringkali menjadi ancaman bagi warga yang tinggal di sekitar sungai Bedadung. Sampah yang terdengar sepele justru menjadi ancaman yang serius bagi keberlangsungan hidup masyarakat sekitar sehaari-hari. Perjalanan ini bermula ketika ksmi berkunjunhg ke sebuah jalan kecil bernama Jl. Brantas di Kecamatan Sunbersari, Kabupaten Jember. Kami bertemu beberapa warga lokal yang selama berpuluh-puluh tahun hidup berdampingan dengan aliran sungai Bedadung.   “Sampah yang ada disekitar sungai Bedadung berasal dari kiriman dan juga beberapa warga sekkitar yang nekat membuang sampah di sekitar aliran sungai Bedadung. Padahal untuk sistem pengelolaan sampah rumah sudah ada yang mengkoordinir, biasanya tiap pagi ada tukang sampah yang mengumpulkan sampah lalu dikirim ke TPA sekitar. Kesadaran warga yang masih minim terhadap kebersihan juga menjadi faktor menumpuknya sampah di sepanjang aliran sungai Bedadung. “ Ucap  Bapak Jumadi (18/0...

Ketika Sampah Mengalir Bersama Harapan

Gambar
Di balik tumpukan plastik yang mengapung di permukaan Bedadung, para pemancing tradisional tak sekadar mencari sensasi “gigitan” ikan, melainkan menorehkan harapan hidup bagi keluarga mereka. Setiap pagi, sebelum fajar benar‑benar menyingsing, pemancing menyiapkan alat pancing sederhana, serta ember berisi umpan, biasanya cacing atau pelet sisa pabrik pakan lokal. “Tadi pagi, jam 6 saya sudah disini.” Ujar Pak Putra, salah satu warga Jember yang sedang memancing. Sepanjang aliran sungai tampak tumpukan sampah berserakan di pinggirnya. Selain plastik, beragam limbah rumah tangga yang dibuang warga sekitar juga menodai aliran air. “Kalo sampah disetiap sungai pasti ada ya, mas. Tapi kalo dialiran sungainya ini mungkin cukup bersih tapi ya kalo dipinggirmya tetep banyak. Nah! (disela-sela wawancara terlihat seorang bapak2 yang membuang sampah rumah tangga dipinggiran sungai), kayak bapak2 itu. Beliau udah tiga kali ini buang sampah rumah tangga seperti itu dari tadi pagi.” “Harapan...