Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2023

Ombak dan Buih

Dua insan sedarah yang tak searah. Kata kasar familiar keluar saat tengkar.  Unjuk keberhasilan tak berbalas pujian, melainkan cela dan kelakar. Saat tertekan, takdir dijadikan alasan. Yang satu merasa terombang ambing,  yang lain terkoyak koyak. Lisan teriak bajingan, pikiran tak sejalan. Batin hanya bisa tersedu, berkawan dengan rindu. Ego dibesarkan, nurani ditekan mati mati an. Sekadar sampaikan rindu sudah enggan. Bukan lagi problematika asmara, tapi tentang jarak ombak dan buih lautan. Berkecamuk nuraninya. Dunia bukan sesederhana hitam dan putih, kesalahan dan kebenaran. Beruntung saja tuhan menjaga aibnya. Persetan kepercayaan!!! Sahabat kekancan, bisa saling khianati diterangnya sinar rembulan. Tentu saja seorang bajingan bisa main aman, dengan dalih meminta kesempatan. Lalu pendosa yang berjasa, dicap bajingan oleh masa?  Persetan itu semua!!! Pendosa tetaplah tokoh hitam meski lampu tak padam!!!!!! Krisis, meringis, tragis... Dompet menipis, melihatnya saja hat...