SALAH SATU PENYEBAB BANJIR DI JEMBER

 

Sampah adalah salah satu permasalahan di lingkungan masyarakat yang sering diremehkan. Namun, memiliki dampak negatif besar bagi masyarakat termasuk di wilayah jember. Banyak sekali sampah-sampah yang menumpuk dan tidak terkelola menganggu aktivitas warga sekitar terutama baunya yang kurang sedap dan biasanya menjadi penyebab banjir yang terjadi di Jember. 

            Penyebab utama fenomena tersebut adalah kurangnya kesadaran masyarakat akan dampak negatif yang ditimbulkan oleh sampah yang menumpuk, kurang tegasnya pengelolaan sampah. Di pinggiran Sungai Bedadung, Jember. Terdapat tumpukan sampah yang menggunung dan memiliki bau tak sedap. Pagi itu, kami bertemu dengan warga sekitar, beliau menjelaskan masalah tentang sampah yang ada di sekitar pinggiran sungai. Di ketahui bahwa, beberapa warga disana masih acuh terhadap sampah. Bahkan, beliau menyatakan bahwa dia sering juga melihat orang yang membuang sampahnya di selokan yang biasanya membuat aliran air di selokan tersebut tersumbat.Mungkin karena masyarakat berfikir bahwa, ketika sampah sudah di buang ke tempat sampah di luar rumah, maka masalah selesai.

 Tak hanya itu, penggelolaan sampah di sekitar disana dirasa kurang efektif. Meskipun, warga sekitar telah membayar sejumlah uang perbulan, tetap saja sampah tersebut masih menghatui mereka yang berupa bau yang tak sedap. Setelah ditanyakan lebih lanjut, hal itu disebabkan karena setelah kegiatan pemungutan sampah, sampah tersebut tenyata tidak dibuang di TPA setempat. Namun, dibuang dilahan sekitar sungai.

            Kebiasaan membuang sampah sembarangan harsunya dapat kita ubah dengan menanamkan rasa kepedulian terhadap lingkungan dan berjanji pada diri sendiri untuk tidak membuang sampah sembarangan karena hal tersebut tidak hanya merugikan diri kita sendiri nemun, orang lain juga akan terkena imbasnya.


DIKJUT SWAPENKA KE-33 2025


Jember, 18 April 2025


Oleh Tapir dan Esem

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Perjalanan: Pendakian Gunung Lawu 3265 MDPL

MENAKLUKKAN PUNCAK: CATATAN PERJALANAN DI KETINGGIAN

Pelarian ke Puncak Sunyi